| Air Dan Kehidupan |
|
|
|
| Written by Bahrul Alam |
| Friday, 17 April 2009 12:31 |
|
Sejak tahun 1960- setiap 10 tahun terdapat kenaikan 20 persen konsumsi air penduduk dunia, Sementara, dari seluruh air yang terdapat di bumi, hanya 3 % yang bisa dikonsumsi langsung (Fresh water). Sisanya (97%) air asin. Dari air bersih yang tersedia, 70 persen beku (frozen). Satu-satunya Negara yang memiliki suplai air bersih terbesar di dunia adalah Kanada. Sementara Mesir, Maroko dan Aljazair, setiap tahun membelanjakan 20 s/d 30 % anggaran nasionalnya untuk air bersih. Tingginya kebutuhan akan air bersih dalam kenyataannya tidak diikuti oleh usaha-usaha untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Seperti diungkapkan oleh Dr Tom Lee Quesne, pakar WWF-di London kepada TV Aljazeera, Rabu, 21 Maret 2007, dalam acara ‘Inside Story;, sebagian besar (70%) air yang ada digunakan untuk mengairi lahan pertanian. PBB memperkirakan kelak akan ada 40 % dari penduduk bumi yang tinggal di lingkungan yang sulit mendapat air. Minimnya bagian yang bisa dikonsumsi manusia dari air menjadikan air sesuatu yang sangat berharga dan langka di kemudian hari. Bahkan, PBB dan Bank Dunia memperkirakan, hanya 0,004 % dari air yang ada di bumi yang bisa dikonsumnsi oleh umat manusia . Untuk mengatasi bahaya kelangkaan air bersih, sejumlah negara di Timur Tengah sudah melakukan berbagai upaya. Antara lain, dengan membuat teknologi desalinasi air laut menjadi air bersih .
(Sources: Aljazeera, March 21, 2007, INSIDE STORY)
Powered by jWarlock jwFacebook Comments |
| Last Updated on Friday, 15 May 2009 04:36 |



PBB memperkirakan, pada 2025 diperkirakan sekitar 1,8 milyar penduduk di dunia akan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih . Hal tersebut diakibatkan konsumsi air bersih terus meningkat drastis.







Comments