REPUTASI MK PATUT DIACUNGI JEMPOL PDF Print E-mail
Written by bahrulalam   
Friday, 24 July 2009 03:54

mkTak ada kata paling tepat untuk diungkapkan hari ini, kecuali Puji Syukur kepada Allah SWT, yang telah membuka hati dan fikiran para Hakim di Mahkamah Konstitusi sehingga peka dan cekatan dalam menanggapi kisruh DPT. Hasilnyapun sangat melegakan semua pihak. Rakyat, yang tadinya kehilangan HAK-HAK mereka dalam memilih calon mereka selama PilCaleg, InsyaAllah bisa menggunakan HAK PILIHNYA pada tanggal 8 Juli,2009, kendati tidak terdaftar di DPT. Asal, memiliki KTP dan dapat membuktikan KTP mereka dengan alamat KPPS sama, dengan membawa bukti KK. Sedang bagi mereka yang di LN, cukup membawa passport.

Bukan yang pertama

Gebrakan MK dalam soal memberikan solusi penting, bukan cuma kali ini . Ketika menjelang Pilcaleg, MK dengan gagah berani , juga mementahkan keinginan agar pemilihan calon Legslatif tidak didasarkan pada urutan calon . Melainkan, berdasarkan kemampuan masing-masing calon dalam memperoleh suara dari rakyat pemilih di daerah pemilihan masing-masing. Hasilnya, paling tidak , bisa mengubah paradigma KKN di dalam tubuh Parpol peserta Pemilu.
Hal lain, ketika Ketua MK mengusir pengacara salah satu parpol peserta Pemilu Legislatif, dari ruang sidang, karena dinilai sudah melakukan pelecehan terhadap lembaga Peradilan ( Countempt of Court).

Saatnya berubah

Dari adegan demi adegan kenegaraan yang telah diperlihatkan MK, jelaslah bagi kita, segala sesuatu tak ada yang sulit, sepanjang para pemegang kewenangan Hukum dan kekuasaan Negara mau mendengarkan aspirasi yang berkembang, dan berani bertindak cepat dan berpihak kepada kepentingan publik.


Semoga Pemilu Pilpres , 8 Juli 2009 berlangsung damai, dan lancar.

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
Email (For verification & Replies)
URL
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
 

About Me


article thumbnail

Dear Visitors Thanks for being my lovely guests… I am a 53 years old , married guy with 4 children , Anisa (22/graduated) , Sarah (21/married), Fajar Alam (19/student) and Irna (17 [ ... ]


  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Ramalan Cuaca

sumber: bmg.go.id