|
Teror Bom Bisa Dihadapi dengan Memperbaiki Kesejahteraan Rakyat dan Penegakan Hukum yang Adil.
Sungguh suatu prestasi besar, jika kelak memang jenazah yang tewas di sebuah rumah di desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, pada hari Sabtu, 8 Agustus 2009 adalah benar Nurdin M Top. Karena, hal itu membuktikan bahwa pemerintah berhasil menumpas otak di balik gerakan teror bom selama ini . Sebagai warga bangsa yang waras, kita tentu tidak menginginkan terjadinya teror bom. Selain membawa ketakutan, dan efek traumatik, tindakan teror bom adalah tindakan pengecut karena dampaknya banyak mengorbankan orang2 tak berdosa . Agar teror tidak terulang, kita perlu kiranya menutup ruang potensil bagi tumbuhkembangnya ajaran-ajaran ekstrim keagamaan yang mengajarkan jihad dan sejenisnya dalam wujud teror bom . Ruang-ruang yang paling memungkinkan tumbuh suburnya idiologi jihad adalah ketika orang melihat banyak ketimpangan dan ketidakadilan di sekeliling mereka. Oleh karena itu, saya menyarankan kepada semua pihak, terutama Pemerintah,, marilah kita bersama-sama melakukan beberapa hal berikut : I. Membangun rasa kebersamaan di tingkat akar rumput terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara dengan cara :
- Menebarkan semangat berbagi terhadap sesama. COntoh. Yang pintar mengajari yang kurang berilmu, yang kaya rajin bersedekah dengan yang kurang mampu, yang kuat membela yang lemah
- Mewujudkan kebijakan Pemerintah yang pro rakyat kecil, dan efeknya bisa dibuktikan /dirasakan langsung . Misal, di berbagai sentra pelayanan publik, petugas benar2 memberi respek dalam menunaikan tugas pelayanan kepada rakyat kecil. Bukan sebaliknya, mempersulit mereka (Mulai dari Kelurahan, Kecamatan, Kantor Polisi, Rumah Sakit, Kantor Pajak, Pertanahan, dll)
- Membuka kesempatan bersekolah sebesar-besarnya bagi rakyat tidak mampu..tidak terkecualli yang tinggal di desa-desa terpencil
II. Meningkatkan upaya penegakan hukum di semua lini. Upaya awal adalah, mengembalikan peran KPK sebagai lembaga bermartabat dan berkuasa dalam menumpas korupsi di tingkat atas III. Membuat kebijakan Indek Sosial warga negara Indonesia secara Online dan terpadu. sehingga kelak tidak ada KTP ganda. Melaui Indeks Sosial (IS), setiap warga negara bisa dengan mudah diakses, tak terkecuali aparat pemerintah, dan pejabat publik. IV. Mengkampanyekan semua langkah di atas secara terus menerus.. sehingga publik tahu dan sadar bahwa Pemerintah dan Negara memang telah menjalankan fungsi pengayoman dan pelayanan terhadap raklyatnya secara benar dan baik. InsyaAllah,, Indonesia akan mampu bangkit sebagai sebuah kekuatan besar di dunia.Bukan diobok2 oleh aksi teror...atau jadi sarang penyelundupan dan markas pengedar narkoba, dan berbagai penyakit dunia lainnya, seperti kemiskinan. dan korupsi. Salam Indonesia
Powered by jWarlock jwFacebook Comments
|
Comments