| GERAM AKU MENYAKSIKAN NASIB BU PRITA |
|
|
|
| Written by Bahrul Alam |
| Monday, 15 June 2009 06:01 |
Geram aku membaca komentar di FB soal bu Prita Geram aku mendengar isi berita radio Trijaya soal bu prita Geram aku menyaksikan adik iparku disuruh memeriksa jantungnya meski sakitnya cuma diare Geram aku ketika adik iparku disodori tagihan 4,5 juta hanya karena sakit diarea dan dirawat di RS OMNI Geram aku mendengar seorang pasien teraniaya justru dii gelandang ke penjara ketika hendak membela hak-hak azasinya untk mendapatkan informasi mengenai rekam medis penyakitnya di RS OMNI Geram aku melihat tak satupun Tim sukses Capres yang mau menjadikan isu ini sebagai peluang untuk menunjukkan ada bukti keberpihakan kepada rakyat Geram aku kepada diriku sendiri... mengapa tidak menjadi dokter atau pengacara handal seperti Indra Syahnun atau Hotman Paris sewaktu masih kuliah di UI Geram aku melihat Kejaksaan Negeri Tangerang menahan seorang warga bangsa meski baru dituduh mencemarkan nama baik sebuah RS ... Geram aku melihat ketidaktanggapan produser TV mengangkat kasus bu Prita dalam dialog Primetime seperti halnya isu Manohara Geram aku menyaksikan wajah hukum di negeri ini .... Geram aku melihat perilaku pengacara dan aparat hukum yang selalu mementingkan perut kenyang dan uang berlimpah ketimbang berbagi dengan sesama Geram aku menyaksikan kemiskinan di negeri ini Geram aku melihat banyak koruptor kakap tak berhasil dieksekusi oleh aparat penegak hukum Geram aku narkoba dan pengrusakan lingkungan terus merajalela Geram aku kepada diriku..yang cuma bisa menyuarakan semua ini melalui FB ... Geram aku karena karena tidak pandai menulis dan membela hak-hak publik yang teraniaya.. Geram aku yang cuma bisa berbagi perasaan.. Powered by jWarlock jwFacebook Comments |
| Last Updated on Monday, 15 June 2009 23:56 |



Geram aku membaca komentar di FB soal bu Prita 






Comments