|
Mengapa Korupsi Sulit Diberantas di Indonesia ? |
|
|
|
|
Written by Bahrul Alam
|
|
Monday, 15 June 2009 14:12 |
|
Korupsi seperti pernah ditulis oleh beberapa kalangan, termasuk Mochtar Lubis (Alm) sudah membudaya. Banyak faktor yang menjadi sumber penyebabnya. Antara lain :
- Minimnya pemahaman dan pengamalan nilai2 agama di dalam keluarga . khususnya yang berhubungan dengan budi pekerti.Termasuk ajaran yang mengatakan : Mencuri barang orang itu perbuatan tercela, -kecuali mencuri hati seorang gadis , dan mencuri perhatian sang kekasih.
- Tidak ada contoh atau tauladan dari Para pemimpin, mulai dari tingkat aparat di Pemerintahan tingkat kelurahan s/d lembaga Kepresidenan. DPR/DPRD, dan Lembaga Penegakan Hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman yang membuktikan bahwa korupsi itu musuh bangsa yang harus dilawan.
- Orang berpendidikan, dan kaya lebih banyak yang mengutamakan kepentingan diri mereka ketimbang berbagi ilmu pengetahuan, keterampilan dan rejeki dengan saudara sebangsa se tanah air yang benar benar membutuhkan uluran tangan
- Tempat-tmpat peribadatan masih menonjolkan aspek ritualitasnya, Bukan substansial-yaitu azasmanfaat dan daya guna thd khidupan duniawi bagi orang banyak.
- Kampanye hedonis terus membludak bak air bah, melalui tayangan2 TV, dan media masa lain...sementara realitas kehidupan sangat pahit.
- Budaya permisif masih kental, dan kondisi ini menjadikan setiap orang cenderungn mentolerir suatu penyimpangan meski itu sudah banyak merugikan hak-hak mereka . Contoh, pelanggaran LL-soal Helm, lampu merah, dan lain2 .
- Pemerintah dan DPR masih sangat dominan, dibanding Lembaga Penegakan Hukum seperti MA.
Powered by jWarlock jwFacebook Comments
|
Comments